SMA @papuakasih memang belum lama berdiri (2022) & jumlahnya masih sedikit, tetapi penyertaan Tuhan melatih kami untuk terus belajar mengepakkan sayap 🦋
Kami bersyukur bisa meraih Juara Harapan 1 pada TANOS (Tantangan Inovasi) Lomba Film Pendek (durasi total 3-5 menit), yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan & Kebudayaan Kota Jayapura, tingkat SMA-SMK, dengan tema Profil Pelajar Pancasila dan film harus bernuansa / berlatar kearifan lokal.
Jujurnya tidak mudah untuk mewujudkannya, karena tidak ada technical meeting, dan ini pengalaman pertama kami mengikuti lomba Tanos, sehingga hasil yang ada adalah hasil dari pemahaman sendiri terhadap persyaratan yang tertuang dalam infografis.
Informasi lomba kami dapatkan dalam waktu yang singkat, tapi anak-anak kami tertantang untuk ikut, karena kebetulan di SMA & SMP Papua Kasih baru ada Ekskul Filmmaking.
Sabtu (4/11) Ms. @jazzxenia dampingi anak-anak yang harus membuat ide ceritanya sendiri.
Minggu (5/11) Ms. Jess menyampaikan draft skenario hasil karya anak-anak melalui zoom meeting kepada guru-guru. Kami memberikan sedikit masukan saja karena tidak mau mengganggu orisinalitas karya anak-anak.
Tema khusus yang diambil tentang Perundungan di Sekolah dan bagaimana menyelesaikannya dengan segera, tidak berlarut-larut (Profil Pelajar Pancasila).
Senin (6/11) – Rabu (8/11) Proses membuat film. Awalnya kami pikir bisa selesai dalam 1 hari, karena 8/11 karya harus dikirim/diunggah ke Panitia, ternyata sampai 8/11 sekitar jam 23.30 baru selesai.
Anak-anak harus belajar sendiri mengambil/ merekam setiap adegan. Kami hanya mendampingi dan memberi masukan bila diperlukan.
Ternyata proses pembuatan film itu lama, karena untuk 1 adegan bisa diambil berulang-ulang (scene 2, take 3, …)
Terima kasih untuk semua anak-anak SMA @papuakasih.sma yang terlibat dalam pembuatan film ini & juga anak SMP yang ikut membantu, serta guru-guru & bu Erna, juga Pa Theo yang memantau dari jauh, karena sedang ada di luar Papua
Tuhan berkati 😇🙏🏽
Leave a Reply